Puasanya Orang-orang Pilihan

Rp55,400

Nabi Muhamad saw bersabda “Berapa banyak orang yang berpuasa yang tidak mendapatkan apapun kecuali rasa lapar dan rasa dahaga”Imam Ghazali membagi puasa dalam tiga bagian: puasa awam, puasa khawas dan puasa khasul khas. Puasa awam tujuannya adalah menjaga kemaluan dan perut. Dan ini merupakan tingkatan puasa yang paling rendah. Sedangkan puasa khasul khas (puasa orang-orang pilihan Tuhan) berada pada tingkatan yang paling tinggi, yaitu menjaga hati dari memikirkan apapun selain Allah Swt dan melihat-Nya sebagai sumber segala sesuatu serta memperhatikan aspek zahir dan batin puasa.

Banyak orang bersusah-susah dalam menjalankan puasa namun tidak mendapatkan hasil selain menahan rasa lapar dan dahaga. Inilah puasa yang tidak pernah mengubah pola pikir dan pola sikap pelakunya. Puasa badannya tapi hatinya masih dikendalikan oleh kekuatan selain Allah Swt. Puasa perutnya tapi ia gagal meredam syahwatnya. Mulutnya tidak minum, tapi ia masih mencela dan memaki saudara seimannya.

Buku yang ada di tangan Anda adalah uraian tentang puasa yang diamalkan dan ditradisikan oleh kaum sufi dan urafa. Puasa mereka bukan sekadar menahan rasa lapar dan dahaga, tapi menjaga perilaku dan hati dari bertindak dan berpikir kecuali demi menggapai ridho dan cinta Ilahiah. Inilah saripati dan hakikat puasa. Bila Anda ingin mencapai hakikat puasa maka buku ini dapat menjadi sahabat perjalanan Anda! Bila Anda menginginkan puasa yang menggugah dan mengubah kehidupan dan masa depan Anda maka buku ini wajib Anda baca!

Buku ini bukan hanya menawarkan sudut pandang baru tentang hakikat puasa yang tidak banyak diketahui masyarakat pada umumnya tapi juga memberikan solusi-solusi dan tuntunan-tuntunan praktis demi kesuksesan menjalankan ibadah puasa.

Selamat membuktikan!

Kategori:

Deskripsi

Nabi Muhamad saw bersabda “Berapa banyak orang yang berpuasa yang tidak mendapatkan apapun kecuali rasa lapar dan rasa dahaga”Imam Ghazali membagi puasa dalam tiga bagian: puasa awam, puasa khawas dan puasa khasul khas. Puasa awam tujuannya adalah menjaga kemaluan dan perut. Dan ini merupakan tingkatan puasa yang paling rendah. Sedangkan puasa khasul khas (puasa orang-orang pilihan Tuhan) berada pada tingkatan yang paling tinggi, yaitu menjaga hati dari memikirkan apapun selain Allah Swt dan melihat-Nya sebagai sumber segala sesuatu serta memperhatikan aspek zahir dan batin puasa.

Banyak orang bersusah-susah dalam menjalankan puasa namun tidak mendapatkan hasil selain menahan rasa lapar dan dahaga. Inilah puasa yang tidak pernah mengubah pola pikir dan pola sikap pelakunya. Puasa badannya tapi hatinya masih dikendalikan oleh kekuatan selain Allah Swt. Puasa perutnya tapi ia gagal meredam syahwatnya. Mulutnya tidak minum, tapi ia masih mencela dan memaki saudara seimannya.

Buku yang ada di tangan Anda adalah uraian tentang puasa yang diamalkan dan ditradisikan oleh kaum sufi dan urafa. Puasa mereka bukan sekadar menahan rasa lapar dan dahaga, tapi menjaga perilaku dan hati dari bertindak dan berpikir kecuali demi menggapai ridho dan cinta Ilahiah. Inilah saripati dan hakikat puasa. Bila Anda ingin mencapai hakikat puasa maka buku ini dapat menjadi sahabat perjalanan Anda! Bila Anda menginginkan puasa yang menggugah dan mengubah kehidupan dan masa depan Anda maka buku ini wajib Anda baca!

Buku ini bukan hanya menawarkan sudut pandang baru tentang hakikat puasa yang tidak banyak diketahui masyarakat pada umumnya tapi juga memberikan solusi-solusi dan tuntunan-tuntunan praktis demi kesuksesan menjalankan ibadah puasa.

Selamat membuktikan!

Informasi tambahan

Penulis

Jumlah Halaman

144

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadi yang pertama untuk memberikan ulasan pada “Puasanya Orang-orang Pilihan”