Kere dan Nekat Keliling Eropa

Rp64,100

Vania, mahasiswi biasa asal Jakarta, mendapatkan kesempatan pertukaran pelajar di Belanda. Dengan meninggalkan kesehariannya naik Kopaja dan beralih transportasi ngampus dengan sepeda, Vania juga banyak mendengar pendapat dan wawasan bule-bule mengenai Indonesia.

Dengan uang jajan yang pas-pasan, Vania nggak mau ketinggalan kesempatan jalan-jalan di benua Eropa. Dengan visa multicountry yang sudah ia pegang, ia merasa rugi kalau kesempatan ini nggak ia gunakan untuk jalan-jalan backpacking keliling Eropa. Hampir di setiap weekend dan setiap ada break libur, Vania selalu jalan-jalan. Selama 6 bulan di Belanda, Vania sudah sempat ke Perancis, Belgia, Jerman, Ceko, Italia, dan Spanyol. Karena keterbatasan biaya, Vania tinggal di rumah penduduk ampe dan mencari tebengan dari pinggir jalan. Dalam petualangannya, Vania bertemu dengan orang-orang dengan berbagai macam budaya dan kepribadian yang unik, dan kadang mengandalkan keberuntungan dalam perjalanannya.

Selama perjalanan, Vania sempat ketinggalan bis di Brussels dengan cash amper kosong di dompet, amper dicopet di Paris, tinggal di rumah kakek mesum di Berlin, nyasar sana-sini, dan mengobrol dengan orang-orang mengagumkan yang ia nggak sengaja temui selama perjalanan.

Tapi Vania sekarang sudah kembali dengan selamat di Jakarta, dan punya segudang cerita seru mengenai pengalaman nekatnya!

Kategori:

Deskripsi

Vania, mahasiswi biasa asal Jakarta, mendapatkan kesempatan pertukaran pelajar di Belanda. Dengan meninggalkan kesehariannya naik Kopaja dan beralih transportasi ngampus dengan sepeda, Vania juga banyak mendengar pendapat dan wawasan bule-bule mengenai Indonesia.

Dengan uang jajan yang pas-pasan, Vania nggak mau ketinggalan kesempatan jalan-jalan di benua Eropa. Dengan visa multicountry yang sudah ia pegang, ia merasa rugi kalau kesempatan ini nggak ia gunakan untuk jalan-jalan backpacking keliling Eropa. Hampir di setiap weekend dan setiap ada break libur, Vania selalu jalan-jalan. Selama 6 bulan di Belanda, Vania sudah sempat ke Perancis, Belgia, Jerman, Ceko, Italia, dan Spanyol. Karena keterbatasan biaya, Vania tinggal di rumah penduduk ampe dan mencari tebengan dari pinggir jalan. Dalam petualangannya, Vania bertemu dengan orang-orang dengan berbagai macam budaya dan kepribadian yang unik, dan kadang mengandalkan keberuntungan dalam perjalanannya.

Selama perjalanan, Vania sempat ketinggalan bis di Brussels dengan cash amper kosong di dompet, amper dicopet di Paris, tinggal di rumah kakek mesum di Berlin, nyasar sana-sini, dan mengobrol dengan orang-orang mengagumkan yang ia nggak sengaja temui selama perjalanan.

Tapi Vania sekarang sudah kembali dengan selamat di Jakarta, dan punya segudang cerita seru mengenai pengalaman nekatnya!

Informasi tambahan

Penulis

Jumlah Halaman

208

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadi yang pertama untuk memberikan ulasan pada “Kere dan Nekat Keliling Eropa”