Tampilkan hasil tunggal

An Unexpected Attack

Rp74,900

Aku tidak tahu siapa mereka, tapi aku membencinya. Mereka hampir membuatku kehilangan masa depan kalau saja aku tidak segera lari. Hidupku yang menyedihkan, kini bertambah menyedihkan saat aku mengenal mereka.
Aku masih tidak tahu siapa mereka. Disaat-saat tertentu mereka bisa membuatku sangat bahagia, tapi disaat bersamaan juga mampu membuatku bersedih. Maka dari itu aku sangat membencinya. Aku takut, kalau aku sudah mencintai mereka, aku tidak akan bisa melepasnya. Aku juga takut, kalau aku sudah melepas mereka, aku tidak akan bisa meraihnya lagi.
Sampai sekarangpun aku masih tidak tahu siapa mereka. Setahuku, mereka adalah teman, sahabat, kakak, dan adik. Tapi mereka juga bisa jadi musuh, pengkhianat, pembohong, pengecut, munafik, dan pembual. Maka dari itu, aku sangat membencinya.
Dan detik inipun aku masih tidak tahu siapa mereka. Aku memang tidak mau tahu. Itu karena aku ingin melarikan diri dari kehidupanku di sini. Dari semua sakit hati dan kekacauan yang aku lalui sebelumnya. Mengenal mereka seperti sebuah kejutan besar. Tapi aku kemudian menyadari aku tidak ingin lari lagi. Aku lelah hingga aku ingin segera mengakhirinya. Dan aku sangat senang dan puas dengan keputusanku. Kemudian, sekali lagi aku akan berbohong jika mengatakan kalau mereka bukan bagian dari alasan ketidakingintahuanku itu.
Dan sekali lagi, aku tidak bisa menyangkal pada diriku sendiri,
Kalau kenyataannya aku memang tidak bisa membenci mereka terlalu lama,
Karena pada dasarnya aku tahu,
Kalau aku sangat mencintai mereka melebihi apapun